Cara mengatasi suami yang malas bangun pagi.

Intip Pagi -  Pernahkah Anda membangunkan sang suami susahnya minta ampun ? jika iya mungkin ada penyebab dibalik malasnya suami untuk bangun pagi. kalau difikir alasannya pusing karena masalah kerjaan kayanya terlalu clasic deh alasan tersebut. Lalu apa ya kira-kira alasan suami malas bangun pagi ?

Jika biasanya Anda sebagai seorang isteri bangun lebih awal, pasti sering kesal dengan hal seperti ini. Bagaimana tidak kesal, bayangkan saja seorang isteri bangun lebih awal dan langsung segera melakukan pekerjaan rumah serta menyiapkan sarapan pagi untuk suami dan anak-anak. Tapi seketika pekerjaan tersebut sudah selesai. giliran waktu untuk membangunkan suami untuk mandi dan bergegas ke meja makan untuk sarapan. tapi alhasil tetap sang suami hanya menjawab "iya-iya ntar lagi mah ayah bangunnya , masih ngantuk nih".

Mungkin dengan perasaan gregetan kita sebagai sang isteri terpaksa mengunakan cara jitu, yaitu dengan menyipratkannya air kemuka sang suami dengan alasan supaya bangun dan tidak kesiangan untuk berangkat kekantor. Tapi apakah iya setiap hari harus seperti itu ? Apa tidak lelah dengan suasana seperti itu. Jika masih ada cara yang lebih baik dan pantas untuk mengatasi sang suami yang susah atau malas bangun pagi. kenapa tidak mencoba cara lainnya ?

Sebelum Saya menguraikan tentang cara mengatasi suami yang malas bangun pagi, ada baiknya kita sama-sama mengetahui beberapa alasan suami malas bangun pagi.  berikut dibawah ini penjelasan dari alasan suami malas bangun pagi :

Kurangnya inisiatif atau ide seorang isteri

Seorang suami yang baru pulang kerja dan penat dengan rutinitas hariannya di kantor pasti merasa lelah dan pasti ingin sekali segera tiba dirumah untuk melepaskan kepenatannya. tapi siapa sangka dan siapa juga yang mau disalahkan jika keadaan rumah yang berantakan malah membuat suami menjadi marah-marah tidak jelas dan membuat suami tanpa basa-basi segera masuk kedalam kamar. hal ini tentunya akan semakin membuat penat sang suami yang memang lelah setelah beraktifitas.

Keadaan rumah yang berantakan memang tidak seutuhnya kesalahan dari seorang isteri, tapi bisa jadi seorang isteri yang memang sibuk mengurus isi rumah, seperti mencuci pakaian, menyetrika pakaian hingga mengurus anak menjadi alasan tersebut ada sebagian dari pekerjaan rumah yang terbengkalai. apalagi tanpa adanya seorang pembantu. 

Tidak satu,dua,tiga wanita saja yang sering menghadapi hal ini akan tetapi saya juga pernah mengalami hal ini pada hari-hari Saya. dan rasanya itu sangat pusing tujuh keliling, karena setiap hari harus dihadapkan dengan suasana yang tidak sedap. apalagi ditambah tingkah laku sang suami yang malas bangun bagi.

Karena Saya lelah dengan keadaan setiap hari yang selalu seperti itu, Saya mencoba hal-hal baru untuk mengatasi suami malas bangun pagi. mencoba mencari beberapa infoemasi di google dan coba mengintip tetangga sebelah yang keadaan rumahnya adem ayem. Alhasil setelah beberapa penelitian yang saya tekun kurang lebih 2 hari itu, membuahkan hasil dan mulai mempunyai ide untuk membuat suami rajin bangun pagi.

dan sukses cara yang saya lakukan berhasil, dan alhasil suami Saya tercinta jadi rajin bangun pagi malahan terkadang suami yang bangun duluan. hehehe

Apa Anda mau tahu apa saja yang telah saya lakukan agar sang suami tidak malas lagi bangun pagi walaupun keadaan rumah sedang berantakan ???

Tips :


Jika Anda memang benar-benar lalah mengurus pekerjaan rumah dan anak, hingga dari sebagian pekerjaan rumah Anda ada yang tidak sempat terselesaikan, sebaiknya Anda lakukan cara ini :

Setiap Suami memiliki jam pulang kantor pada waktu yang sama, misalnya pada pukul 05.00 sore atau pukul 06.00 mahgib. Jika Keadaan rumah Anda masih berantakan dan Suami akan segera pulang, maka Anda tidak perlu pusing-pusing berburu-buru menyelesaikan pekerjaan rumah. Karena hasilnya pun percuma dan bila dipaksakan juga tidak baik dengan kondisi kesehatan Anda tentunya, alhasil kerja yang terburu-buru juga tidak maksimal.

Lalu Apa yang harus dilakukan ?

Berpakaianlah dengan rapih dan tampilah dengan cantik sambil menyiapkan kopi atau teh angat sebelum suami tiba dirumah, Ketika suami tiba berikanlah kalimat manis yang bisa mengkompres rasa lelahnya. Bawa tas yang sedang dibawanya dan gandenglah tangan suami Anda menuju ke teras atau ruang tamu untuk  duduk sebentar, diamana meja tersebut telah Anda terletak 2 gelas cangkir kopi/teh angat yang Anda siapkan tadi.

Etss, jangan buru-buru memulai obrolan, ajaklah suami untuk segera merasakan hangatnya kopi/teh yang Anda buat. Disela-sela saat suami meletakan cangkir ke meja, barulah Anda memulai obrolan ringan dengan menanyakan perasaan suami setelah manjalani aktifitasnya dikantor. singkat cerita "balbablabalbalbalbbla" suami telah menjelaskan aktifitas yang telah dilaluinya satu harian.

Disaat itu Giliran Anda untuk menceritakan perasaan kepada suami, tentang aktifitas yang telah Anda lakukan dirumah. Setelah suami menjelaskan penjelasan dari Anda tentang aktifitas seharian Anda dirumah, ekspresi suami pasti tidak akan seperti sebelum-sebelumnya, dan malah sebaliknya suami pasti akan menunjukan kasih sayangnya kepada isteri yang dicintainya.

Alasan Suami Malas Bangun Pagi

Hal ini disebabkan karena inisiatif Anda yang memperlakukan suami dengan rasa penuh perhatian. walaupun ada setitik kesalahan yang bisa menyebabkan suami marah,seperti banyak pekerjaan yang belum terselesaikan, tapi dengan inisiatif Anda ini bisa membuat suami akan mengerti dan memahami Anda. dan alhasil penat pada suami Anda sedikit berkurang dan tentunya memiliki rasa semangat dan nyaman.


Nah dari pengalaman Saya ini ada baiknya Anda mencoba cara yang pernah saya lakukan untuk mengatasi sang suami yang malas bangun pagi. Tapi bisa juga di coba dengan cara lainnya yang sekiranya menurut Anda pantas.

Sepertinya waktu sudah malam nih, dan kesibukan Saya sebagai ibu rumah tangga juga tidak boleh ada yang tertinggal. semoga apa yang telah saya tuliskan di blog Saya ini menjadi manfaat untuk Anda semua. Jika ada penulisan saya yang tidak Anda mengerti maklum yah :) habis biasa didapur sih, hehe...

Penulis : Pitra Nurlatipah