Samarinda terkenal dengan jembatan mahakam
Jembatan Mahakan - Samarinda
Intip Pagi - Samarinda sangat terkenal sekali dengan yang namanya Jembatan Mahakam. Hingga saat ini, warga Kota Tepian masih sangat tergantung pada jembatan Mahakam. Jembatan Mahakam di Samarinda ada dua, tetapi yang paling sering digunakan adalah Jembatan Mahakam yang menjadi penghubung kota Samarinda dengan Samarinda sebrang.
Jembatan tersebut sangat vital bagi pengguna kendaraan sebagai jalur keluar masuk kendaraan dari dan menuju luar kota Samarinda. Jembatan Mahakam dibangun pada tahun 1987 dan diresmikan oleh presiden Soeharto. Jembatan Mahakam memiliki ciri-ciri rangka baja berbentuk segitiga, baja berwarna kuning, dan terdapat tulisan “Jembatan Mahakam” berbentuk setengah lingkaran.
Jembatan ini memiliki panjang 400 meter, lebar 10 meter dan tinggi sekitar 5 meter di atas permukaan aspal. Jembatan ini memiliki lajur pejalan kaki di sampingnya sehingga bisa dilalui dengan jalan kaki.
Saat ini Jembatan Mahakam hanya boleh dilalui kendaraan kecil dan sepeda motor, kendaraan besar seperti tronton dan truk gandeng diminta untuk lewat mahulu saja meski akses jalannya belum begitu baik. Pemerintah merencanakan akan membangun jembatan kembar di sisi Jembatan Mahakam namun belum diketahui kapan akan selesai.

Setiap sore, siapapun yang ingin menyeberang harus ekstra bersabar karena jembatan Mahakam selalu macet sampai berjam-jam. Karena jembatan tersebut adalah jembatan penghubung sehingga setiap kendaraan yang ingin ke daerah lainnya di Kaltim harus melalui jembatan itu.

Apabila malam hari Jembatan Mahakam akan sedikit lenggang dan begitu bersinar karena diterangi cahaya lampu jembatan, sehingga membuat pemandangan jembatan tersebut semakin indah. Tidak sebanding dengan keadaan siang dan sore hari yang ramai oleh kendaraan.


Di bawah Jembatan Mahakam tersebut, terdapat aliran Sungai Mahakam yang berwarna kecoklatan. Dahulu, begitu jernih dan bening sungai ini. Namun kini, seiring berkembangnya zaman, sungai ini telah tercemar dengan berbagai macam kotoran. Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarang masih kurang

Di atas jembatan Mahakam, kita dapat melihat kapal-kapal besar yang mengangkut batu bara,  padatnya pemukiman penduduk, hutan-hutan hijau nan segar yang tampak dan jelas terlihat dari atas sungai Mahakam.

Letaknya yang strategis membuat sangat mudah menjadi kota pusat ekonomi di Kaltim. Terlebih lagi Samarinda adalah ibukota Kaltim. Letak sungai Mahakam yang terhubung dengan daerah-daerah lainnnya di Kalimantan Timur. Hal ini juga mempermudah untuk menjadi wadah eksport dan import dengan daerah luar Provinsi Kaltim bahkan Dunia Internasional.

Jembatan Mahakam sudah menjadi ciri khas kota Samarinda sehingga tidak salah selain sungai mahakam menjadi sungai terpanjang dan juga jembatannya pun  yang terbesar di Kaltim. Kita dapat melewati jalanan jembatan mahakam saat pergi ke Samarinda dan menyaksikan aktivitas yang ada di sungai mahakam saat melintasi jembatan.