Cara Memelihara Kucing HutanCara Memelihara Kucing Hutan - Pecinta kucing, cara memelihara kucing hutan memang terbilang susah-susah gampang, karena kucing hutan sendiri bukan merupakan kucing rumahan layaknya persia atau anggora.
Kucing hutan merupakan kucing yang kurang bisa berinteraksi dengan manusia, yang mana mereka akan merasa asing dengan adanya manusia dan akan menghindar bila bersinggungan dengan manusia.
Bahkan tak jarang, kucing hutan ini akan menyerang jika keberadaaannya merasa terancam.
Nah, untuk mengatasi hal ini, berikut ini kami rangkumkan cara memelihara anakan kucing hutan dengan benar.

Cara Merawat Kucing Hutan Anakan Dengan Baik
Layaknya bayi kucing jenis lainnya, kucing hutan ini masih belum bisa dipisahkan dari induknya. Maka dari itu, sediakanlah tempat yang nyaman serta hangat sebagai tempat tinggal mereka. Selain itu, sediakanlah susu khusus untuk kucing di dalam kandang. Jika anak kucing ini belum mengerti cara minum susu dari tempatnya, ada baiknya jika Anda membantu dengan menggunakan suntikan kecil atau spluit untuk meminumkan susu. Namun ada baiknya Anda berhati-hati jika kucing sudah mulai berumur satu bulan, ini dikarenakan anakan kucing akan lebih agresif. 

Ada baiknya cara memelihara kucing hutan satu bulan ini, Anda menggunakan sarung tangan agar tidak tercakar kucing saat memberi ikan makan atau minum. Dan jika anakan kucing sudah besar, maka bantulah mereka dalam makan. Sebagai makanan awal untuk anakan kucing, maka berikanlah daging yang masih mentah. Daging yang diberikan ini hendaknya daging yang mudah dicerna seperti daging ayam dan daging sapi. Pada saat memberi ikan, usahakan daging sudah diiris menjadi tipis-tipsi agar mudah dikunyah anakan kucing. Dengan begitu, hal ini akan mengurangi tingkat emosi mereka pada saat makan. 

Pada saat memberi makan ini harus benar-benar diperhatikan, agar Anda tidak mengganggu dia pada saat makan. Karena secara reflek, dia akan mencakar anggota tubuh Anda sebagai tindakan dari ketidaknyamanannya. Pada saat makan ini jugalah dia akan menjaga makanan yang sedang dimakan dari siapapun, maka jika Anda tetap berada di sampingnya dan mengusik dengan gerakan yang tidak diinginkan, kucing akan segera melakukan perlindungan diri.

Setelah selang beberapa hari, usahakna untuk mencampur makanannya dengan cat food atau makanan kucing olahan. Namun perlu diperhatikan, pemberian cat food ini harus dikhususkan untuk kitten. Jangan memberi ian cat food terlalu banyak, karena dia tidak akan menyukainya dan memilih daging yang bisa a dia makan. Maka dari itu, berikan cat food ini dengan cara mencampur diatas daging sebagai taburan. Jika kucing hutan mau makan, maka tambahkan porsi cat food agak banyak secara bertahap. Dan jika kucing telah terbisa a dengan aroma dan tekstur cat food, maka Anda pun bisa memberi ikan cat food dalam bentuk utuh (tidak diremuk).

Jika Anda merasa bahawa kucing sudah bisa lepas dengan daging, cobalah untuk memberi ikan cat food tanpa adanya daging. Pada awalnya dia tidak akan meu memakannya, tapi ada baiknya Anda diamkan terlebih dahulu. Karena biasanya bila kucing merasa lapar, cat food yang Anda sediakan akan dimakan juga. Namun jika dalam seharian cat food tersebut masih utuh dan tidak disentuh, maka ada baiknya jika Anda tetap memberi ikan daging dengan porsi lebih sedikit dari cat food. 

Ya, demikianlah tadi cara memelihara kucing hutan yang baik untuk pemula. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sudah terlanjur membeli anakan kucing hutan untuk dijadikan hewan peliharaan.