5 Mindset Puasa I Sumber :
www.acehtribunnews.com, editor photo :

Intip Pagi lovers, di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini pasti semua umat muslim menjalankan ibadah puasa, bukan hanya menahan untuk tidak makan dan minum akan tetapi menahan hawa nafsu dan mengendalikan diri dari siat sifat yang buruk. 

Tapi guys, udah tau ngga sih apa hikmah dari berpuasa itu, kamu harus tau guys ngga sekedar kita menjalani saja. Yuk baca ulasan ini, seperti yang dilansir di www.aktual.com dijamin puasa kamu lebih bermakna.

1. Memelihara kesehatan jasmani
Para pendapat ahli medis bahwasanya hampir semua penyakit yang ada di dalam tubuh kita itu berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi lho guys, karena dapat memengaruhi organ pencernaan kita. Maka dari itu kita dianjurkan untuk berpuasa karena dengan berpuasa organ pencernaan yang selama ini bekerja terus akan diistirahatkan dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

2. Membersihkan rohani dari sifat hewani
Hal ini ditandai dengan kemampuan orang berpuasa untuk meninggalkan sifat-sifat hewani seperti makan, minum (di siang hari). Dan pusatkan pikiran dengan berdzikir kepada Allah.

3. Tidak tertolak doanya orang yang berpuasa.
Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan ini akan dijabah doanya oleh Allah. Wah maka dari itu kita sebagai umat muslim yuk perbanyak doa dan ampunan kepada Allah SWT.

4. Diampuni Dosanya
Hikmah dari kita menjalankan ibadah puasa itu adalah diampuni dosa dosanya oleh Allah SWT sehingga jiwa yang ada didalam diri kita menjadi bersih dan akan dimasukkan ke dalam surge oleh Allah SWT. Wahh lumayan kan.

5. Dimasukkan Surga Arroyan
Sesuai hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari yaitu: Dari Sahl r.a dari Nabi SAW beliau bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut dengan Rayyan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga dari pintu itu. Tidak seorangpun masuk dari pintu itu selain mereka. (Mereka) dipanggil: Mana orang yang berpuasa? Lalu mereka berdiri. Setelah mereka itu masuk, pintu segera dikunci, maka tidak seorangpun lagi yang dapat masuk” (HR. Bukhari).