Selamat Datang Di Situs Informasi Pagi Hari,Intippagi.com

Selamat Datang Di Situs Informasi Pagi,Intippagi.com

Masukan Alamat Email Untuk Dapatkan Update terbaru Intip Pagi

Get all latest content delivered straight to your inbox.

Pelakor menjadi viral, apa penyebabnya, siapa yang disalahkan ?

Intippagi lovers Pelakor merupakan sebuah singkatan dari kalimat perebut laki orang. Lazimnya, istilah ini dipakai untuk menyebut para wanita yang menjadi orang ketiga dalam suatu hubungan rumah tangga seseorang. Kata Pelakor secara khusus merujuk pada wanita, karena yang direbutnya adalah laki orang.

Lantas mengapa dan bagaimana kata pelakor menjadi viral untuk saat ini?

pelakor menjadi viral
Image by : pixabay.com/en/users/mohamed_hassan-5229782/
Awalnya kata pelakor di sanding oleh seorang artis kontroversial yang telah menjalin hubungan kasih dengan suami orang. Sampai-sampai dia dilabrak oleh anak dari lelaki tersebut, perbuatan itu tersebar di sosial media dan sempat menjadi viral dan membuat banyak netizen geram melihat tingkah si artis tersebut. Bukan hanya di dunia keartisan saja, kata pelakor menjadi viral lantaran banyak pengguna sosial media terutama kaum hawa yang mencurahkan isi hatinya mengenai suaminya yang kecantol wanita lain. Sehingga banyak berbagai respon dari pengguna sosial media mengenai pelakor tersebut.

Menurut anda mengapa sih sampai terjadi aksi pelakor dan siapa yang patut di salahkan?


Dilihat dari sisi si pelakor mungkin si pelaku cenderung melihat laki-laki beristri lebih dominan mapan materi dan dewasa dalam berfikir. Karna sifat asli seseorang akan terlihat setelah mereka menikah (katanya sih). Mungkin dari situlah timbul niat tertarik dan ingin memilikinya. Dari sisi si prianya mungkin juga dia tidak merasa puas dengan istrinya, atau ada masalah lain sehingga dengan mudahnya si pria beristri ini terpikat dengan wanita lain. Di luar dari itu semua, mungkin ada ilmu psikolog yang bisa menjelaskan tentang hal tersebut

Lalu siapa yang disalahkan? 

Kembali ke diri masing-masing, karna cara berpikir manusia itu berbeda-beda. Tidak semua apa yang kita pikir salah belum tentu orang lain setuju, begitu pun sebaliknya. Intinya belajarlah saling merhargai, hargai perasaan orang lain, hargai apa yang kita punya. Karena perselingkuhan terjadi karna ada niat dan kesempatan.