Selamat Datang Di Situs Informasi Pagi Hari,Intippagi.com

Selamat Datang Di Situs Informasi Pagi,Intippagi.com

Masukan Alamat Email Untuk Dapatkan Update terbaru Intip Pagi

Get all latest content delivered straight to your inbox.

Banjir Ibu Kota ? Siapa yang disalahkan

Intip News - Banjir ibu kota, siapa yang disalah kan ?  Musim hujan telah tiba, masyarakat waspada.
Ko waspada gan? 
Iya terus lu maunya apa mblo? 
Wasiatbapa? ( humor dulu ya) ...
banjir ibu kota
Situasi banjir ibu kota wilayah kebon pala jatinegara jakarta timur (6/2/2018) Sumber foto : detikcom

Ngeri gann :( ....  Di sebagian daerah khususnya ibu kota negara tercintah indonesia ini, musim penghujan menjadi sebuah ancaman malapetaka warrbiyasahh (sory ini lebay). Yaps, musim penghujan bisa mendatangkan banjir di beberapa daerah yang dekat dengan bantaran kali atau sungai. Apalagi hujan yang tak kunjung berhenti selama beberapa jam niscaya banjir akan melanda.

Efeknya banyak warga yang mengalami kerugian karna rumah, dan harta bendanya terendam air. bahkan mereka harus rela meninggalkan kediamannya untuk sementara waktu ke tempat lain sebagai tempat peristirahatan sementara sampai banjir yang menggenangi kediamanan mereka surut.

Bukan hanya itu saja, banyak wabah penyakit yang menyerang akibat banjir. Hampir setiap tahun di ibu kota menjadi langganan banjir dengan bermacam-macam ketinggian di berbagai daerah. Puncaknya banjir Jakarta 2007 adalah bencana banjir paling parah yang menghantam Jakarta dan sekitarnya sejak 1 Februari 2007 malam hari.

Selain sistem drainase yang buruk, banjir berawal dari hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya yaitu tanggal 2 Februari, ditambah banyaknya volume air 13 sungai yang melintasi Jakarta. Ibu kota terendam banjir dengan kedalaman mencapai hingga 5 meter di beberapa titik lokasi banjir.

Banjir 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit. Kerugian material akibat matinya perputaran bisnis mencapai triliunan rupiah, diperkirakan 4,3 triliun rupiah. Warga yang mengungsi mencapai 320.000 orang hingga 7 Februari 2007. (Banjir jakarta 2007, sumber: wikipedia.com)

Lantas Banjir ibu kota, siapa yang disalahkan?

A :"Siapa yang salah gan? 
B : "Kang baso malang 
A : Ko tukang baso malang gan? 
B: "Udh tau ga ada maling malah mukul kentongan
A : Emang gitu ciri khas dia gan (sambit batu)" yUPSSS HUmoris itu perlu,,, lanjut baca aja gan :D

Sebenarnya yang patut di salahkan bukan Presiden, bukan Pemerintah setempat, bukan pula hujannya atau Tuhan Yang Maha ESA, Yang patut di salahkan adalah masyarakat (diri kita) itu sendiri. Harusnya lebih sadar dengan kebersihan lingkungan. Dengan tidak membuang sampah sembarangan khususnya di saluran air.

Namun sayang hal tersebut sudah menjadi kebiasaan. Jika saja kita lebih sadar dan menjaga lingkungan bersama-sama, niscaya banjir tak akan melanda.

(Penulis : Nurdin Intip Pagi)